Naskah Drama Seni Budaya
14.Rika : Baik , Pendiem , Jago beladiri ( Lia A )
13.Mario : Jail , Asik
. ( Lukmanus S )
13.Amanda : Rajin , Baik ( Ayu R)
12.Kara : Jail , Cuek , Tomboy ( Yayuk D )
12.Jony : Jahat , Jail
, Pintar . ( Erwin Dwi S )
11.Dimas : Baik , Rajin . ( Mu’iz )
9. Eca : Jutek , Jail
( Putri J)
*Pemeran pembantu sebagai preman (Praboski Hilal)
Suatu ketika 4 orang anak SMA yang
jail & 1 orang anak yang baik dan rajin menjalin persahabatan . Saat itu
ada anak baru di kampus mereka , mereka menganggap anak baru itu akan menjadi
anak yang sombong di kampus mereka. Kemudian mereka membuat suatu rencana jail
yang mereka anggap sebagai cara perkenalan dari mereka . Saat itu hanya Dimas yang menemani Rika ,
karena ia msih belim mempunyai teman. Walaupun kejahatan & kejailan yang
mereka lakukan terhadap Rika , tapi ia membalasnya dengan suatu perbuatan baik
yang mulia . Kemudian semua anggapan mereka dilontarkan pada Rika adalah salah
, ternyata ia adalah seseorang yang baik hati. Semua itu seketika berubah menjadi
sebuah persahabatan .
“ Musuh Menjadi Sahabat “
Di suatu Warung di daerah Lamongan
ada seorang laki-laki yang bernama Mario sedang menunggu teman-temannya .
Mario : “Yang lainnya mana sih , lama
sekali,, dari tadi belum datang.” (Sambil duduk-duduk santai)
Tak lama kemudian Kara datang menghampiri Mario .
Kara : “Hey bro,, sorry ya telat datang nya macet di jalan .”
Mario : “kamu itu ngomongnya saja macet
padahal jalanan lancar , ku telpon tidak kamu angkat-angkat lagi!” ( Dengan
wajah kesal )
Kara : “Ih,, Suer deh macet beneran
jalannya . Biasa orang sibuk seperti ini.” ( Sambil menepuk bahu Mario )
Mario : “Alah,,
sok-sok an kamu.”
Kara : “Sudahlah jangan marah-marah terus, tar muka mu jadi tambah
jelek lagi kaya shaun the sheep , mending kita
pesan minum.“ ( Sambil becanda )
Kemudian mereka berdua memesan dua gelas es campur yang
terkenal di Warung tersebut.
Mario : “Eh sebenernya aku tak mengajak
kamu saja Ra, Tapi ngajak temen-temen yang lainnya juga”
Tak lama kemudian datanglah Jony
dengan teman-teman lainnya
Jony : “Hey bro,, sudah lama yah nunggunya? Sory nunggu yang lain
pulang sekolah” ( Sambil duduk)
Eca :“Wihh, rajin-rajin sekali kalian berdua
datang duluan”
Mario : “Apaan orang aku duluan yang
datang si Kara itu baru ke sini datangnya!’
Amanda : “Sudah-sudah ah mending kita
bahas tentang pelajaran KKPI tadi.”
Es campur yang tadi di pesan pun
datang .
Jony : “Eits,, ko es
campurnya hanya dua sih
?”
Mario : “Lagian kalian sih pada baru
datang”
Eca : “Eh eh .. Ngomong-ngomong ada
anak baru loh di kelas ku”
Jony : “siapa ca ? kok aku belum tau
sih?”
Eca : “kalo gak salah namanya Rika,
anak kampung gitu lah,, gak usah ditanya-tanya jijik aku sama dia!”
Kara : “Ada kerjaan baru nih kayanya.”
Keesokan Harinya di Kampus tempat mereka kuliah. Di Kantin
kampus mereka sedang mengobrol-ngobrol ringan
Rika : “Hai selamat pagi . Boleh kenalan ?” ( Sambil
menyodorkan tangan, mengajak bersalaman)
Sapaan itu mereka acuhkan , tetapi hanya Amanda yang membalas
sapaannya dan berkenalan.
Kara : “Ish” ( Dengan muka sinis )
Amanda : “Pagi juga ,, Kamu anak baru itu ya ?” ( Bersalaman
dengan Rika )
Rika : “Iya ,,memang ada apa ?”
Amanda : “Oh,, Enggak cuman nanya saja.”
Sementara itu Rika dan Amanda berbincang bincang membicarakan
sedikit tentang sekolah inii.
Jony : “Aku punya ide bagaimana jika kita kasih perkenalan
ala kita.”
Mario : “Hahaha,, aku setuju dengan ide mu itu.”
( Kara & Eca serempak menjawab “SETUJU” )
Amanda pun datang setelah cukup lama berbincang-bincang
dengan Rika
Eca : “Ngomongin apaan kamu sama Rika ? Kaya yang udah akrab
banget
Amanda : “Enggak , Cuman ngobrol-ngobrol saja.”
Mario : “Oh,, Kseperti nya sudah akrab ya .” ( Nada sinis )
Kara : “Rio,, Kayanya kelas
kita mau mulai belajar deh , yok ah pergi.” ( Berdiri dari tempat duduknya)
Amanda : “Eh iya kayanya kelas kita juga ca, jon”
Mereka pun pergi ke kelas masing-masing . Sementara itu di
kelas Jony
Eca : “Jon kebetulan banget nih si anak baru itu duduknya
deket kita.”
Jony : “Iya , mau kita apain dulu nih ?”
Amanda : “Ih,, kasian gimana kalau itu bisa jadi masalah buat
kita."
Eca : “Terserah kamu
saja jon.”
Saat jony mengikat tas nya Rika ke bangku nya sendiri disitu
lah di lihat oleh Dimas
Dimas: “Ngapain kamu jon ? Wah wah kamu jangan jangan mau
ngejailin si Rika ya ?”
Jony : “Apaan sih kamu , elu elu wae , kalo gak tau gak usah
sok tau.” ( Ngebela Rika )
Dimas: “memang kamu ngejailin si Rika kan , aku bisa bilangin kamu ke pak duchan
seKarang juga.” ( Mengancam Dimas)
Jony : “Memang kamu siapanya dia sok sok jadi pahlawan.”
Dimas: “Dih, dih aku hanya kasian dia masih baru disini.”
Jony pun melepas kembali tali yang sempat mengikat tas dan
bangku nya Rika tadi.
Setelah jam pelajaran abis mereka kembali berkumpul untuk
merencanakan sesuatu pada Rika.
Eca : “Aku punya ide , aku melihat tadi dia ada di perpus .
Bagaiman jika kita kasih sesuatu di lantai depan perpus biar licin , nah pas
Rika keluar dari Ruang Perpus dia pasti jatoh .”
Kara : “Haha,, ide kamu bagus ca , bagaiman nih kalian setuju
gak ?”
Mario : “Setuju aja sih , tapi yakin ini gak bakal nyampe
bikin dia celaka.”
Jony : “Gak mungkin lah , ini cuman buat dia gak jadi anak
baru yang angkuh.”
Amanda : “Aku gak ikutan ah takut kena masalah.”
Depan Ruang Perpus mereka sedang menyiapkan rencana yang tadi
di rundingkan. Saat Rika keluar dari Perpustakaan benar saja dia jatuh
terpeleset.(Gedebruk…)
Rika : “Aduh ,,, siapa sih menjaili ini. ”
Dari kejauhan Dimas melihat Rika yang sedang jatuh tersungkur
dilantai , Lalo ia berlari membantu Rika
Dimas: “Rik , kamu gak apa-apa ?”
Rika : “Nggak ko hanya pinggang agak sakit aja.” ( Sakitnya
tuh disini )
Dimas: “Ya udah , mending kita ke poliklinik aja biar
pinggang kamu agak mendingan.”
Rika : “Terimah kasih , gak usah repot repot lagian aku sudah
mau pulang.”
Dimas: “Bener nih gak usah ?, kayanya aku tau deh yang
ngejailin kamu sampai jatuh begini.”
Rika : “Hah siapa ?”
Dimas: “Tadi pas di kelas aku lihat si Jony dan kawan
kawan baru pergi dari Ruang perpus , aku
pikir sih sepertinya mereka yang ngejailin kamu Rik!”
Rika : “Masa sih ?, Ah gak boleh memfitnah , mungkin aja
mereka juga baru dari Ruang Perpus.”
Dimas: “Ya sudah lah terserah , aku mau memberi tau mereka
itu memang jail anak-anak nya .”
Rika : “Oke terimakasih lain kali aku akan hati-hati jika ada
mereka.”
Kemudian mereka pulang kerumah nya masing-masing sementara
itu Jony & The Gank malah tertawa dan merasa senang karena rencana yang
mereka lakukan berhasil .
Jony : “Haha,, Aku liat tadi si Rika jatuh , rencana kita
berhasil.”
Mario : “Bener bener aku juga tadi lihat , seperti nya sudah
cukup itu jadi perkenalan dari kita.”
Amanda : “Kasian aku gak tega melihat si Rika kesakitan
seperti itu.”
Mario : “ayo kita pulang,sudah sore nih.” ( Mengajak yang
lain )
Kemudian mereka pulang , tetapi rumah
mereka tidak searah Jony & Mario pulang bareng , sedangkan Kara , Eca ,
& Amanda pulang searah. Pada saat di jalan ke tiga gadis itu bertemu dengan
seorang preman , Rika melihat mereka sedang di palak oleh preman kemudian di
segera berlari menolong ke tiga gadis itu.
Amanda : Tolong , tolong ,,, ada
preman.” ( Dengan ketakutan )
Kara : “Bagaimana nih preman itu
kayanya mau malak kita.”
Dari kejuhan Rika melihat mereka
,Rika pun datang dan segera menolong mereka , karena Rika mempunyai sedikit
pengalaman bela diri.
Rika : “Jangan ganggu mereka , mereka
itu teman-teman aku.”
preman itu pun pergi meninggalkan mereka .
Amanda : “Terimakasih ya,Rik , jika
tak ada kamu mungkin kita sudah terpalak sama preman tadi.”
Rika : “Sama-sama , kebetulan aja
tadi aku juga lewat jalan sini.”
Amanda : “ohh.. tapi kayaknya bukan
kebetulan dehh ( dengan nada lucu )
Eca : “Rik , aku minta maaf
sebenernya yang ngejailin kamu di depan Ruang Perpus itu kita.”
Rika : “Iya gak apa-apa , aku sudah
maafin kalian ko.”
Kara : “Iya Rik , aku juga minta maaf
, karena aku sudah jahat sekali denganmu ”
Rika : “Sudah ih ,, gak apa apa
kalian sudah aku maafin ko.”
Keesokan harinya di kampus Amanda ,
Kara & Eca menceritakan semua kejadian kemaren pada Jony & Mario .
Kara : “Ehh.. semua tau gak kemaren..
Amanda : “Iya kemaren kita hampir
saja diapalak sama preman,”
Mario : “Terus ,, kalian gak
kenapa-kenapa kan
?”
Eca : “Enggak , untung saja ada Rika
nolongin kita.”
Jony : “Loh kok bisa ? , emang si
Rika sedang apa disana ?”
Kara : “Rika ternyata rumah nya
searah sama kita , pas di jalan dia kebetulan melihat kita lagi di cegat sama
preman , Untungnya dia punya sedikit ilmu silat.”
Amanda : “Iya jon , Rio
. Kayanya kalian juga harus minta maaf deh sama Rika , Soalnya dia itu baik gak
kaya yang kalian kira.”
Mario : “Ya sudah Jon , Sekarang saja
kita minta maaf ke Rika, Mungpung dia masih di perpus , biasanya kan dia jam segini ada
di perpus sama si Dimas.”
Jony : “Ya udah yuk,,.”
Mereka pun segera ke pergi Ruang
Perpustakaan untuk meminta maaf pada Rika ,atas semua perbuatan yang mereka
lakukan terhadapnya.
Di Perpustakaan, Dimas & Rika
sedang membicarakan tentang hobi membaca buku nya masing-masing.
Dimas: “Rik , kamu paling suka baca
buku apaan di sini ?”
Rika : “Paling baca-baca buku tentang
sejarah islam gitu lah , kamu sendiri sering baca buku apa kalo disini ?”
Dimas: “Aku sih disini paling baca
buku tentang IT gitu.”
Jony & Mario tiba di Perpustakaan dan langsung menemui
Rika untuk meminta maaf atas segala yang di perbuat mereka pada Rika.
Dimas : “Ngapain kamu Jon disini, mau baca buku juga ?”
Jony : “Dih,, ngapain juga baca buku males banget ya gak.”
Mario : “Iya ,, lagian kita disini mau minta maaf sama Rika,
Rik kita minta maaf sama kamu.”
Rika : “Aku udah maafin kalian ko.”
Jony : “Terimakasih sudah maafin kita , aku sudah salah
nganggep kamu yang tidak tidak.”
Rika : “Iya gak apa-apa.”
Setelah beberapa lama Amanda , Kara , & Eca datang ke
Perpustakaan .
Eca : “Kalian sudah minta maaf sama rika.”
Jony :”Sudah minta maaf ko.”
Amanda :”Ohh bagus dong”
Kara : “Bagaimana jika kita bersahabat saja sebagai
permintaan maaf dari kita.”
Akhirnya permusuhan itu berujung jadi persahabatan .
Adakalanya Perbuatan buruk akan dibalas dengan Perbuatan baik .
TAMAT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar